RAGAM BAHASA INDONESIA
DISUSUN OLEH
FENI SEPTIANI
23113404
3KB01
FAKULTAS ILMU KOMPUTER
JURUSAN SISTEM KOMPUTER
UNIVERSITAS GUNADARMA
2015/2016
KATA PENGANTAR
Puji syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa. atas
karunianya kepada kita semua sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah
tentang ragam bahasa indonesia ini.
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa makalah ini masih
jauh dari kata sempurna, namun penulis berharap makalah ini dapat memberikan
informasi bagi para pembaca.
Penulis sangat berterimakasih atas bantuan dari
orang-orang yang sudah membantu dalam pembuatan makalah ini. Semoga makalah ini
dapat bermanfaat bagi pembaca yang membutuhkan informasi ini.
penulis
DAFTAR ISI
Kata pengantar...........................................................................................................................ii
Daftar
isi....................................................................................................................................iii
BAB I
PENDAHULUAN..........................................................................................................1
1.1 Latar Belakang.....................................................................................................................1
1.2 Rumusan Masalah................................................................................................................1
1.3 Tujuan...................................................................................................................................1
1.4
Manfaat.................................................................................................................................1
BAB II PEMBAHASAN...........................................................................................................2
2.1 Pengertian
Ragam Bahasa....................................................................................................2
2.2 Jenis Ragam Bahasa.............................................................................................................2
BAB III PENUTUP....................................................................................................................6
3.1 Kesimpulan...........................................................................................................................6
3.2 Saran.....................................................................................................................................6
Daftar pustaka...........................................................................................................................iv
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Bahasa Indonesia
merupakan bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi sehari-hari. Bahkan di
Indonesia sendiri masih ada beberapa bahasa daerah yang digunakan dalam
berkomunikasi sehari-hari. Namun jika semua orang menggunakan bahasa daerah
masing-masing maka akan sangat sulit melakukan komunikasi. Sehingga bahasa
Indonesia digunakan untuk berkomunikasi sehari-hari.
Namun masih banyak
orang yang menggunakan bahasa Indonesia tidak sesuai dengan aturan EYD yang
ada. Sehingga masih banyak yang menggunakan bahasa Indonesia dengan kurang
tepan baik dalam penulisan maupun lisan.
1.2 RUMUSAN MASALAH
Adapun perumusan masalah yang akan dibahas adalah sebagai berikut:
1.
Apakah yang
dimaksud dengan ragam bahasa?
2.
Apa saja
macam-macam ragam bahasa?
3.
Bagaimana
cara menggunakan ragam bahasa yang baik dan benar?
1.3 TUJUAN
Pembuatan makalah ini bertujuan untuk mengetahui tentang ragam bahasa
Indonesia dan macam-macam ragam bahasa Indonesia ditinjau dari berbagai aspek.
Dan memenuhi tugas bahasa Indonesia.
1.4 MANFAAT
Manfaat dibuatnya makalah ini adalah :
1. Mahasiswa
dapat mengetahui apa yang dimaksud dengan ragam bahasa.
2. Mengetahui
adanya berbagai ragam bahasa Indonesia yang sering digunakan.
3. Penggunaan
ragam bahasa dan contoh-contoh ragam bahasa.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 PENGERTIAN RAGAM BAHASA
Bahasa adalah
salah satu alat komunikasi. Melalui bahasa manusia dapat saling berhubungan
atau berkomunikasi, saling berbagi pengalaman, saling belajar dari yang lain,
dan meningkatkan kemampuan intelektual. Bahasa Indonesia memang banyak
ragamnya. Hal Ini karena bahasa Indonesia sangat luas pemakaiannya dan
bermacam-macam ragam penuturnya. Oleh karena itu, penutur harus mampu memilih
ragam bahasa yang sesuai dengan dengan keperluannya, apapun latar belakangnya.
Ragam Bahasa adalah variasi bahasa
menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut
hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara.
Ragam bahasa yang oleh penuturnya dianggap sebagai ragam yang baik (mempunyai
prestise tinggi), yang biasa digunakan di kalangan terdidik, di dalam karya
ilmiah (karangan teknis, perundang-undangan), di dalam suasana resmi, atau di
dalam surat menyurat resmi (seperti surat dinas) disebut ragam bahasa baku atau
ragam bahasa resmi.
Sehubungan dengan pemakaian bahasa
Indonesia, timbul dua masalah pokok, yaitu masalah penggunaan bahasa baku dan
tak baku. Dalam situasi remi, seperti di sekolah, di kantor, atau di dalam
pertemuan resmi digunakan bahasa baku. Sebaliknya dalam situasi tak resmi,
seperti di rumah, di taman, di pasar, kita tidak dituntut menggunakan bahasa
baku.
2.2 JENIS
RAGAM BAHASA
A. Berdasarkan Media
Ditinjau dari media atau sarana yang
digunakan untuk menghasilkan bahasa, ragam bahasa terdiri :
·
Ragam bahasa lisan
·
Ragam bahasa tulis
Bahasa yang dihasilkan melalui alat
ucap (organ of speech) dengan dinamakan ragam bahasa lisan, sedangkan bahasa
yang dihasilkan dengan memanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai unsur
dasarnya, dinamakan ragam bahasa tulis. Jadi dalam ragam bahasa lisan, kita
berurusan dengan lafal, dalam ragam bahasa tulis, kita berurusan dengan bahasa
yang dihasilkan dengan memanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai unsur dasarnya.
·
Ragam Lisan
Ragam bahasa
baku lisan didukung oleh situasi pemakaian sehingga kemungkinan besar terjadi
pelesapan kalimat. Namun, hal itu tidak mengurangi ciri kebakuannya. Walaupun
demikian, ketepatan dalam pilihan kata dan bentuk kata serta kelengkapan
unsur-unsur di dalam kelengkapan unsur-unsur di dalam struktur kalimat tidak
menjadi ciri kebakuan dalam ragam baku lisan karena situasi dan kondisi
pembicaraan menjadi pendukung di dalam memahami makna gagasan yang disampaikan
secara lisan.
Pembicaraan
lisan dalam situasi formal berbeda tuntutan kaidah kebakuannya dengan
pembicaraan lisan dalam situasi tidak formal atau santai. Jika ragam bahasa
lisan dituliskan, ragam bahasa itu tidak dapat disebut sebagai ragam tulis,
tetapi tetap disebut sebagai ragam lisan, hanya saja diwujudkan dalam bentuk
tulis. Oleh karena itu, bahasa yang dilihat dari ciri-cirinya tidak menunjukkan
ciri-ciri ragam tulis, walaupun direalisasikan dalam bentuk tulis, ragam bahasa
serupa itu tidak dapat dikatakan sebagai ragam tulis. Kedua ragam itu
masing-masing, ragam tulis dan ragam lisan memiliki ciri kebakuan yang berbeda.
Ciri-ciri ragam
lisan:
a)
Memerlukan orang kedua/teman bicara
b)
Tergantung situasi, kondisi, ruang &
waktu
c)
Tidak harus memperhatikan unsur
gramatikal, hanya perlu intonasi serta bahasa tubuh
d)
Berlangsung cepat
e)
Sering dapat berlangsung tanpa alat
bantu
f)
Kesalahan dapat langsung dikoreksi
g)
Dapat dibantu dengan gerak tubuh dan
mimik wajah serta intonasi
Contoh ragam lisan adalah ‘Sudah
saya baca buku itu.’
·
Ragam Tulis
Dalam penggunaan
ragam bahasa baku tulis makna kalimat yang diungkapkannya tidak ditunjang oleh situasi
pemakaian, sedangkan ragam bahasa baku lisan makna kalimat yang diungkapkannya
ditunjang oleh situasi pemakaian sehingga kemungkinan besar terjadi pelesapan
unsur kalimat. Oleh karena itu, dalam penggunaan ragam bahasa baku tulis
diperlukan kecermatan dan ketepatan di dalam pemilihan kata, penerapan kaidah
ejaan, struktur bentuk kata dan struktur kalimat, serta kelengkapan unsur-unsur
bahasa di dalam struktur kalimat.
Ciri-ciri ragam
tulis :
a)
Tidak memerlukan orang kedua/teman
bicara
b)
Tidak tergantung kondisi, situasi &
ruang serta waktu
c)
Harus memperhatikan unsur gramatikal
d)
Berlangsung lambat
e)
Selalu memakai alat bantu
f)
Kesalahan tidak dapat langsung dikoreksi
g)
Tidak dapat dibantu dengan gerak tubuh
dan mimik muka, hanya terbantu dengan tanda baca.
Contoh ragam tulis adalah ’Saya
sudah membaca buku itu.’
B. Berdasarkan Cara Pandang Penutur
Berdasarkan cara pandang penutur,
ragam bahasa Indonesia terdiri dari beberapa ragam diantara nya adalah :
·
Ragam dialek
Contoh : ‘Gue
udah baca itu buku.’
·
Ragam terpelajar
Contoh : ‘Saya sudah membaca buku itu.’
·
Ragam resmi
Contoh : ‘Saya
sudah membaca buku itu.’
·
Ragam tak resmi
Contoh : ‘Saya
sudah baca buku itu.’
C. Berdasarkan Topik Pembicaraan.
Berdasarkan topik pembicaraan,
ragam bahasa terdiri dari beberapa ragam diantara nya adalah :
·
Ragam bahasa ilmiah
·
Ragam hukum
·
Ragam bisnis
·
Ragam agama
·
Ragam sosial
·
Ragam kedokteran
·
Ragam sastra
Contoh ragam bahasa berdasarkan
topik pembicaraan:
·
Dia dihukum karena melakukan tindak
pidana. (ragam hukum)
·
Setiap pembelian di atas nilai tertentu
akan diberikan diskon.(ragam bisnis)
·
Cerita itu menggunakan unsur flashback.
(ragam sastra)
·
Anak itu menderita penyakit kuorsior.
(ragam kedokteran)
·
Penderita autis perlu mendapatkan
bimbingan yang intensif. (ragam psikologi)
Ragam
|
Contoh
|
a.Lisan
b.Tulis
c.Dialek
d.Terpelajar
e.Resmi
f.Takresmi
|
Sudah saya
baca buku itu.
Saya sudah
membaca buku itu.
Gue udah baca itu buku.
Saya sudah
membaca buku itu
Saya sudah
membaca buku itu
Sudah saya
baca buku itu.
|
Ragam
|
|
Nonilmu (nonilmiah)
|
Ilmu (ilmiah)
|
- Ayan bukan penyakit menular.
- Polisi bertugas menanyai tersangka.
- Setiap agen akan mendapatkan potongan.
- Jalan cerita sinetron itu
membosankan.
|
- Epilepsi bukan penyakit menular.
- Polisi bertugas menginterogasi
tersangka.
- Setiap agen akan mendapatkan rabat.
- Alur cerita sinetron itu
membosankan
|
BAB III
PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
Ragam Bahasa adalah variasi bahasa
menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut
hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium
pembicara. Dalam konteks ini ragam bahasa meliputi bahasa lisan dan bahasa baku
tulis.
Pada ragam bahasa baku tulis
diharapkan para penulis mampu menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
serta menggunakan Ejaan bahasa yang telah Disempurnakan (EYD), sedangkan untuk
ragam bahasa lisan diharapkan para warga negara Indonesia mampu mengucapkan dan
memakai bahasa Indonesia dengan baik serta bertutur kata sopan sebagaimana
pedoman yang ada.
3.2 SARAN
Sebaiknya kita atau siapa pun
penduduk di Indonesia menggunakan ragam bahasa yang baik dan benar sehingga
keberadaan ragam bahasa itu sendiri tidak punah dengan adanya bahasa-bahasa
yang terkadang jauh dari aturan bahasa yang ada di Indonesia bahkan
bertentangan.
DAFTAR PUSTAKA

No comments:
Post a Comment