Friday, October 10, 2014

JAVA


Sejarah Java
Java mulai dikembangkan sejak 1991 oleh “Stealth Project” bertujuan untuk menciptakan suatu sistem software yang mampu berjalan pada alat- alat elektronik (small devices). James Gosling berkonsentrasi pada ide pembuatan bahasa pemrograman. Juni 1991, muncullah bahasa interpreter “Oak” yang menjadi cikal bakal dari Java.

Java secara resmi diperkenalkan oleh SUN pada dunia pada tanggal 23 Mei 1995 bersama dengan browser HotJava. Javapun merambah ke dunia web/internet. Saat ini Java terbagi menjadi 3 teknologi:
1. JSE ,untuk aplikasi desktop.
2. JME ,untuk aplikasi small device (HP, PDA,etc).
3. JEE ,untuk aplikasi enterprise (web, Distribute Programming: web service/SOAP, RMI, EJB, JNDI, etc).

Kelebihan dan Karakteristik

Dari segi sintaks bahasa mirip dengan C/C++. Karakteristik Java sesuai dengan white paper dari Sun:
1. Berorientasi Object (OOP)
2. Robust, java mendorong pemograman yang bebas dari kesalahan dengan bersifat strongly typed.
3. Portable, dapat berjalan pada SO manapun.
4. Multithreading, sudah terintegrasi dengan pemrograman multithreading.
5. Dinamis, program Java dapat melakukan sesuatu tindakan yang ditentukan pada saat eksekusi program dan bukan pada saat kompilasi.
6. Sederhana, Java menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipelajari.
7. Terdistribusi, Java didesain untuk berjalan pada lingkungan yang terdistribusi seperti halnya internet.
8. Aman, aplikasi yang dibuat dengan bahasa java lebih dapat dijamin keamanannya terutama untuk aplikasi internet.
9. Netral secara arsitektur, Java tidak terikat pada suatu mesin atau sistem operasi tertentu.
10. Interpreted, aplikasi Java bisa dieksekusi pada platform yang berbeda-beda karena melakukan interpretasi pada bytecode.
11. Berkinerja Tinggi, bytecode Java telah teroptimasi dengan baik sehingga eksekusi program dapat dilakukan secara cepat.

Untuk menginstall java yang diperlukan adalah JDK dan JRE. JDK digunakan untuk membuat aplikasi menggunakan java. Sementara JRE digunakan untuk menjalan aplikasi java yang sudah ada.
Java menggunakan compiler sekaligus Interpreter agar dapat berjalan pada platform yang berbeda. Java compiler mengcompile source code menjadi Java Bytecode. Java Bytecode merupakan instruksi mesin yang tidak spesifik terhadap suatu sistem mesin. Bytecode inilah yang akan dieksekusi oleh JVM yang ada didalam JRE.

Dibawah ini adalah contoh program helloworld :

public class HelloWorld{
public static void main(String[] args){
System.out.println(“Hello World!”);
}
}

Simpan dengan nama HelloWorld.java

Cara meng-compile dengan mengetikan javac namafile pada command prompt di drive file penyimpanan file.

C:\>javac HelloWorld.java

Dan pada run time tulis kembali dengan java namafile.

C:\>java HelloWorld
Hello World!

Untuk memberikan komentar bisa menggunakan double slash ( //) untuk komentar satu baris dan jika ingin memberi komentar lebih dari satu baris bisa menggunakan simbol ( /* komentar */ )

Perlu diingat bahwa java adalah case-sensitive dimana jika dalam penulisannya dan compilenya ada perbedaan sedikit saja maka akan terjadi error. Ada juga kata-kata yang memiliki arti yang spesifik bagi compiler dan tidak bisa dipakai untuk kegunaan lainnya pada program, seperti :

Abstract          class                 false                 import              package           super                try
Assert              const                final                 instanceof        private             switch              void
Boolean           continue          finally              int                    protected         synchronized   volatile
Break               default             float                 interface          public              this                  while
Byte                do                    for                   long                 return               throw
Case                double             goto                 native              short                throws
Catch               else                  if                      new                 static                transient
Char                extends            implements      null                  strictfp             true


Konsep dalam pembuatan program dengan bahasa pemrograman java :

1. Modifier , digunakan untuk menentukan penggunaan dari suatu data, methods dan class. Contohnya adalah public, static, private, final, abstract dan protected.
2. Statements , merupakan baris perintah atau kumpulan perintah dimana disetiap akhir statements diakhiri dengan titik koma ( ; ).
3. Blocks , digunakan untuk membentuk suatu grup statements. Block diawali dengan kurung kurawal buka ({ ) dan diakhiri dengan kurung kurawal tutup ( } ). Block dapat digunakan secara nested (block didalam block).
4. Classes , merupakan inti dari program java. Suatu class merupakan “blueprint” untuk menciptakan suatu object.
5. Methods , merupakan kumpulan statements yang berfungsi melakukan tugas tertentu di dalam program.

Pengidentifikasian (identifier) pada java merupakan penamaan pada program untuk variabel, konstanta, method, class dan package. Perlu diingat bahwa java merupakan bahasa pemrograman yang case-sensitive. Peraturan penamaan identifier pada java adalah seperti berikut :
1. Dapat dimulai dengan huruf, uderscore ( _ ) atau tanda $
2. Tidak boleh menggunakan simbol operator seperti : + , - , * , / dan lainnya.
3. Tidak boleh menggunakan keyword
4. Panjang identifier boleh berapa saja

Selain mengikuti aturan penulisan identifier diatas, penulisan program pada java juga memiliki bentuk-bentuk tertentu yang sudah dibakukan dan diakui secara internasional yang disebut Naming Convention.

1. Penamaan Class , huruf pertama setiap kata harus huruf besar. Contoh HelloWorld, Employee.
2. Penamaan Method, huruf pertama setiap kata harus huruf besar kecuali kata pertama. Contoh getEmployeeName().
3. Penamaan Field atau Variabel, huruf pertama setiap kata harus besar kecuali kata pertama. Contoh employeeName
4. Penamaan Constant, semua huruf harus huruf besar. Apabila lebih dari satu kata gunakan underscore ( _ ) sebagai pemisah. Contoh PI , MIN_RATE.

Variabel merupakan lokasi penyimpanan yang ada di memori. Setiap variabel memiliki kemampuan menyimpan suatu informasi sesuai dengan tipe data yang dideklarasikan untuk variabel tersebut saja. Sintaks pendeklarasian variabel secara umum adalah sebagai berikut

Tipe_data nama_variabel

Contoh : int counter;
Contoh diatas mendeklarasikan variabel bernama counter memiliki tipe data integer.

Scope variabel dibedakan menjadi dua, yaitu :

1. Variabel yang dideklarasikan pada blok class yang akan dikenali oleh seluruh bagian class dan variabel ini dapat diakses dari luar class tapi tergantung dari access specifiernya (modifier).
2. Variabel yang dideklarasikan di dalam blok kode tertentu yang hanya akan dikenali di dalam blok kode tersebut.


Konstanta merupakan data yang tidak berubah nilainya selama program berjalan. Pendeklarasian konstanta menggunakan bentuk

final tipe_data NAMA_KONSTANTA = value;
contoh : final int MAX_WIDTH = 100;


Tipe data diperlukan agar compiler tahu operasi apa yang valid dan seberapa banyak memori yang diperlukan oleh sebuah nilai yang akan disimpan atau dioperasikan. Tipe data pada java terdapat tiga tipe yaitutipe data primitif, tipe data referensi dan array.

Tipe data primitif yang terdiri dari long ,int, short, byte, double, float, char dan boolean. Tipe data referensi digunakan untuk memegang referensi dari suatu object (instance dari class) pendeklarasian tipe data ini sama dengan tipe data primitif hanya penggunaannya yang agak sedikit berbeda. Array adalah sebuah set variabel yang diberi nama tertentu yang memiliki tipe data yang sama. Tiap variabel di dalam array disebut elemen, dimana tiap elemen memiliki indeks dengan tipe integer.


Source : bukanpenggunawindows.blogspot.com/2012/10/download-ebook-belajar-java-berbahasa.html

No comments:

Post a Comment